a. Saluran Telepon Rumah
Saat ini, dengan line telepon dan modem
dial up, kita tidak harus diharuskan mendaftar lagi ke penyedia layanan akses
internet atau ISP, misalnya dengan menggunakan paket Telkomnet instan yang
secara langsung dapat melakukan akses internet. Line telepon dapat juga
digunakan untuk koneksi internet broadband dengan menggunakan modem ADSL atau
Asymmetric Digital Subscriber Line.
b. ISDN
Selain akses internet melalui modem, dapat
pula memanfaatkan teknologi Integrated System Digital Network (ISDN). Layanan
ISDN disediakan oleh Internet Service Provider (ISP) yang disebut dengan
Network Service Provider (NSP). ISDN adalah jaringan digital yang memberikan
berbagai macam layanan telekomunikasi yang berlaku diseluruh dunia, dan
merupakan transisi sistem telepon analog ke sistem digital. ISDN memungkinkan
transmisi gabungan semua dan setiap informasi yang mencakup suara, gambar,
surat kabar, diagram dan video conference.
c. TV Kabel
Jaringan TV Kabel dapat dipakai untuk
koneksi ke internet dengan kecepatan maksimum 27 Mbps atau mega bit per second
untuk downstream dan 2,5 Mbps untuk upstream. Agar kita bisa menggunakan modem
kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet. Layanan akses modem
kabel dapat melalui jaringan TV kabel, antara lain dengan ISP First Media,
Indosat, CBN dan lainnya.
d. ADSL
ADSL atau asymmetrical digital subscriber line
adalah sebuah teknologi yang bertugas mengirimkan sinyal sinyal melalui kabel
yang berbahan dari tembaga dan berada pada frekuensi yang berbeda dengan
frekuensi yang dipakai untuk pelayanan telepon. Hal ini memungkinkan ADSL dapat
dikirimkan melalui jalur telepon. Bila kita ingin mengakses internet mengunakan
teknlogi ADSL, kita harus mempunyai sebuah sebuah Modem ADSL, Jalur telepon,
dan terdaftar pada ISP yang mempunyai layanan ADSL. Karena penggunaan teknologi
yang berbeda beda dengan modem yang digunakan pada koneksi dial-up. Modem yang
di gunakan haruslah modem yang mendukung pada teknologi ADSL
e. Satelit
Satelit dapat digunakan sebagai media untuk
mengakses layanan internet. Untuk daerah-daerah yang tidak terjangkau dengan
line telepon, TV kabel, ataupun teknologi broadband lainnya, satelit merupakan
solusinya. Namun, teknologi internet dengan satelit masih tergolong mahal. Di
Indonesia, kita dapat menggunakan internet satelit dengan menggunakan Very
Small Aperture Terminal (VSAT) adalah stasiun penerima sinyal dari satelit
dengan antena penerima berbentuk piringan dengan diameter kurang dari tiga
meter. Fungsi utama VSAT adalah menerima dan mengirim data ke satelit. Satelit
berfungsi sebagai penerus sinyal untuk dikirimkan ke titik lainnya di atas
bumi. Piringan VSAT menghadap ke sebuah satelit geostasioner yang terus berada
di tempat yang sama seiring dengan perputaran bumi pada sumbunya.
Pada prinsipnya, mendapatkan data internet
dari satelit sama saja dengan mendapatkan sinyal televisi dari satelit. Data
dikirimkan oleh satelit dan diterima oleh dekoder pada sisi pelanggan. Data
yang diterima dan yang hendak dirimkan harus dikodekan kembali oleh dekoder
terlebih dahulu. Frekuensi satelit yang digunakan terdiri dari C-Band (4-6 GHz)
dan Ku-Band. Namun, C-Band lebih tahan terhadap cuaca dibandingkan Ku-Band.
Satelit menggunakan frekuensi yang berbeda antara menerima dan mengirim data,
yaitu frekuensi yang tinggi digunakan untuk uplink (5,925 hingga 6,425 GHz),
sedangkan frekuensi yang lebih rendah digunakan untuk downlink (3,7 hingga 4,2
GHz).
f. Radio Paket
Radio paket adalah metoda komunikasi data paket melalui media transmisi gelombang radio. Kata “Radio Paket” berasal dari bahasa Inggris “Packet Radio”. Paket radio sendiri terdiri dari dua konsep komunikasi, yaitu “Packet Switching” dan “Radio Communication”. “Radio Communication” adalah sistem komunikasi radio, seperti yang kita kenal selama ini. Sedangkan “Packet Switching” adalah konsep dalam komunikasi data, dimana data / file komputer yang panjang akan dikirim dalam penggalan-penggalan paket yang pendek-pendek. Paket data yang pendek ini dikirim melalui peralatan switch berupa sebuah komputer kecil yang akan mengatur berbagai hal tentang pengiriman paket-paket tersebut.
g. Handphone
Internet juga dikembangkan untuk aplikasi wireless (tanpa kabel) dengan memanfaatkan handphone. Protokol yang digunakan disebut WAP. Wireless Application Protocol disingkat WAP adalah sebuah protokol atau sebuah teknik messaging service yang memungkinkan sebuah telepon genggamdigital atau terminal mobile yang mempunyai fasilitas WAP, melihat/membaca isi sebuah situs di internet dalam sebuah format teks khusus. WAP bekerja dengan modus teks dengan kecepatan 9,6 Kbps. Selain WAP, dikembangkan pula teknologi GPRS (General Packet Radio Service), GPRS menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld computer. Saat ini, terdapat 3G (Third Generation) pada telepon seluler berbasis CDMA (Code Division Multiple Access), dimana 3G memiliki kecepatan transfer data hingga 230 Kbps.
h. Wifi
Wifi merupakan singkatan dari wireless
fidelity, Wifi adalah sebuah teknologi jaringan kabel yang memakai gelombang
elektromagnetik frekuesi tinggi untuk mengirimkan data. Adapun frekuensi yang
dipakai adalah sangatlah berbeda beda pada spektrum 2,4 GHz. Notebook dan PDA
yang telah dilengkapi kemampuan atau sudah tersupport untuk teknologi Wifi atau
pada sebuah perangkat komputer PC dan Notebook sudah dilengkapi dengan kartu
wifi (Wifi Card) dapat kita gunakan untuk koneksi internet. Dan tentunya kita
harus berada pada area atau jangkauan area sinyal wifi.